EDISI

EDISI

Sabtu, 28 Agustus 2010

Jalan Kandang Roda Sering Rusak

Jalan Kandang Roda Sering Rusak

Tiap tahunnya, jalan Roda Pembangunan atau dikenal dengan jalan Kandang Roda, Kelurahan Nanggewer, Kabupaten Bogor selalu mendapat perawatan jalan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Betapa tidak, pada tiap tahunnya, jalan yang statusnya milik Pemkab Bogor tersebut selalu mengalami rusak parah pada tiap tahunnya.

Dari pantauan Tabloid Republik News, jalan yang hanya selebar tiga meter itu kerap dilalui mobil angkutan besar atau tronton milik beberapa perusahaan pabrik yang berada di kelurahan Nanggewer. Bukan hanya itu, juga ketika mobil angkutan besar atau tronton melintasi (masuk dan keluar-red) jalan Roda Pembangunan, lalu lintas pun menjadi macet.

“Program Coorporate Social responsility (CSR) pabrik yang berada di Kelurahan nanggewer patut di pertanyakan, karena selama ini tak pernah kelihatan program CSR nya, ujar Jimmy Simanjuntak, Sekretaris Jenderal Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur dan Rekanan (Sekjen LSM PAKAR).

Sementara itu, di jalan kandang Roda selalu nampak anggota berseragam dari Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) yang memungut retribusi pada tiap mobil angkutan pabrik yang masuk ke dalam jalan kandang roda. “Keberadaan oknum DLLAJ nya juga malah nambah macet, ketika tengah memungut retribusi pada tiap angkutan pabrik,” tambahnya.

Walaupun sering dimintai retribusi kepada tiap angkutan pabrik, jalan kandang roda pun masih nampak rusak. “Jadi, retribusi itu untuk apa?,” katanya. Jimmy Simanjuntak menghimbau pada Pemkab setempat untuk bisa menindak tegas.

Sementara kapan waktu perawatan atau perbaikan jalan Kandang Roda belum pasti, ironisnya bahan bangunan untuk memperbaiki jalan Kandang Roda sudah ditaruh di sisi jalan tersebut belum lama ini. Bukan hanya membuat macet ketika masih berupa gundukan, tetapi bahan bangunan berupa pasir dan batu pecah yang kini kondisinya berserakan itu membahayakan bagi pengendara motor. Pasalnya, jika tak hati-hati bisa terpeleset dan terjatuh. (JM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar